Festival Kopi Nusantara Jadi Ajang Penggerak Ekonomi

Pengunjung Dieng Culture Festival (DCF) 2026 memanfaatkan momentum tersebut untuk menikmati berbagai jenis kopi yang disajikan di Venue Gatotkaca. Foto: MyInfo.IF
banner 120x600

“Kami ingin menegaskan bahwa sebenarnya Banjarnegara memang memiliki kopi dan punya potensi yang cukup bagus,” kata Alif.

Pengunjung juga tidak hanya disuguhi kopi siap minum. Mereka diajak melihat perjalanan sebuah biji kopi sejak masih berupa green bean hingga menjadi minuman siap konsumsi.

Konsep Dieng Coffee Showcase menghadirkan sejumlah stasiun yang memperlihatkan tahapan tersebut. Di Green Bean Station, pengunjung dapat mengenal berbagai jenis biji kopi. Proses penyangraian diperlihatkan melalui Roastery Station.

Sementara itu, Public Cupping memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mengenali karakter dan cita rasa kopi. Berbagai metode penyeduhan juga diperkenalkan melalui Brewing Station.

Rangkaian tersebut memperlihatkan panjangnya proses di balik secangkir kopi. Dari kebun, panen, pengolahan, penyangraian, hingga penyeduhan, setiap tahapan memiliki peran dalam menentukan kualitas akhir kopi.

Festival juga tidak hanya menampilkan kopi. Spice Station memperkenalkan berbagai produk rempah Banjarnegara, sedangkan sektor ekonomi kreatif menghadirkan inovasi kopi susu Dawet Ayu yang memadukan kopi dengan kuliner khas daerah.

Kopi pun menjadi pintu masuk untuk mempertemukan sektor pertanian, pangan, pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif.

Mempertemukan Kopi dari Berbagai Daerah

Festival Kopi Dieng juga menjadi ruang bertemunya kopi dari berbagai penjuru Nusantara.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow