BANYUWANGI, MyInfo.ID – Septian Adi Susanto, pesepeda asal Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah berhasil menuntaskan tantangan ekstrem Bentang Jawa 2026. Ia menyelesaikan perjalanan sejauh sekitar 1.500 kilometer dari Carita, Banten, menuju Banyuwangi, Jawa Timur, dalam waktu lima hari.
Septian yang akrab disapa Anto mencapai garis finis di Banyuwangi pada Jumat (21/8/2026) pukul 19.57 WIB. Turun di kategori solo, ia mencatat waktu tempuh sekitar 134 jam atau sekitar 5 hari, 14 jam, 27 menit dengan total elevasi yang harus ditaklukkan mencapai sekitar 17.000 meter.
Perjalanan tersebut menjadi tantangan berat karena Anto harus menghadapi beragam karakter medan dan kondisi tubuh tanpa dukungan kru pendamping. Meski sempat mengalami sejumlah kendala selama perjalanan, ia mampu mempertahankan semangat hingga mencapai finis.
Anto mengungkapkan dirinya sempat terjatuh saat mengikuti perlombaan. Selain itu, kondisi fisik juga sempat mengalami gangguan ketika berada di kawasan Cikotok.
“Sempat jatuh, tapi paling masalah badan. Sempet masuk angin di Cikotok,” kata Anto.
Kendati demikian, kondisi tersebut tidak membuatnya menyerah. Anto berhasil menyelesaikan perlombaan dan menempati peringkat ke-33 kategori solo.
Bentang Jawa 2026 bukanlah balap sepeda konvensional. Peserta kategori solo dituntut mampu mengelola seluruh kebutuhannya secara mandiri selama perjalanan.
Dengan konsep unsupported atau self-support, peserta tidak mendapatkan layanan kru pendamping yang menyediakan makanan, minuman, mekanik maupun kebutuhan lain selama perlombaan.
Setiap pesepeda harus menentukan sendiri kapan berhenti, mencari makanan dan minuman, memperbaiki sepeda jika mengalami kerusakan, hingga mengatur waktu tidur dan istirahat.
Strategi tersebut menjadi sangat penting mengingat peserta harus menempuh perjalanan panjang dalam kondisi fisik yang terus terkuras.
Anto sendiri harus menyelesaikan rute Bentang Jawa 2026 yang dimulai dari Carita, Banten, pada Minggu (16/8/2026) pukul 05.30 WIB.
Batas akhir perlombaan atau cut-off ditetapkan pada Sabtu (22/8/2026) pukul 17.30 WIB. Artinya, peserta memiliki waktu maksimal 156 jam atau sekitar 6,5 hari untuk mencapai garis finis.
Gowes 1.500 Km Selama 6,5 Hari, Pesepeda Kroya Cilacap Ikuti Bentang Jawa 2026
Tantangan Bentang Jawa 2026 tidak hanya terletak pada jarak yang mencapai sekitar 1.500 kilometer. Peserta juga harus menghadapi total elevasi sekitar 17.000 meter sepanjang perjalanan.
Rute dari barat menuju timur Pulau Jawa tersebut membawa peserta melewati berbagai karakter wilayah. Mulai dari kawasan pesisir, perbukitan, pegunungan hingga jalur hutan harus dilalui selama perlombaan.
Perubahan suhu yang ekstrem juga menjadi tantangan tersendiri. Peserta dapat menghadapi temperatur sekitar 0 derajat Celsius hingga lebih dari 40 derajat Celsius di sejumlah titik perjalanan.
Situasi tersebut menuntut peserta memiliki kemampuan mengatur tenaga dan kondisi tubuh. Mengayuh terlalu agresif pada awal perjalanan berisiko membuat stamina terkuras sebelum mencapai bagian akhir rute.
Sebaliknya, terlalu lambat juga dapat membuat peserta kehilangan waktu dan berpotensi melewati batas waktu di checkpoint.















