Menurut Prawoko, kegiatan bersama Satgas Pangan tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan pembinaan kepada pengelola RPK. Bulog berupaya menjaga agar jaringan distribusi tetap berjalan dan stok beras SPHP mudah dijangkau konsumen.
Berdasarkan ketentuan Badan Pangan Nasional (Bapanas), pembelian beras SPHP oleh masyarakat dibatasi maksimal lima kemasan per hari. Harga pembelian tidak boleh melampaui Rp12.500 per kg melalui RPK yang menjadi mitra penyalur.
Sementara itu, penyaluran beras SPHP oleh Bulog Cabang Banyumas hingga Oktober 2026 tercatat mencapai 19.380 ton. Jumlah tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar 17.797 ton atau terealisasi sekitar 109 persen.
Prawoko menyebut capaian tersebut merupakan bagian dari upaya Bulog menjaga pasokan sekaligus mengendalikan harga beras di pasaran.
“Upaya menjaga stabilitas pangan terus kami lakukan melalui penyaluran beras SPHP di RPK, pasar rakyat, maupun Gerakan Pangan Murah. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan berbagai pihak,” katanya.















