News  

SMP Insani Sorkam Bangkit Pascabanjir, Ruang Kelas Darurat Resmi Digunakan

Setelah hampir setahun berjuang akibat bencana banjir, SMP Insani Sorkam di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, akhirnya kembali memiliki tempat belajar. Foto: Kemendikdasmen
banner 120x600

Menu makanan yang berganti setiap hari membuat program tersebut menjadi salah satu momen yang paling dinantikan.

“Kalau belajar di ruangan nyaman. Makan MBG juga enak, lauknya ganti-ganti ada ayam, ikan, telur, sayur, buah, sampai susu,” kata salah satu murid kelas 7 disambut sorak teman-temannya.

Ketika ditanya bagaimana jika program tersebut dihentikan, siswa itu menjawab dengan polos:

“Nanti enggak semangat belajar lagi, harus bawa bekal dari rumah.”

Suasana penuh haru juga terlihat saat para siswa bersama-sama menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan ruang kelas darurat yang kini mereka gunakan.

“Terima kasih Bapak Prabowo, Bapak Menteri dan Bapak Wakil Menteri atas ruang kelas daruratnya!” seru para siswa bersama-sama.

Kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, menjadi penyemangat tersendiri bagi warga sekolah.

Dalam kesempatan itu, Atip menegaskan bahwa bencana tidak boleh menghentikan hak anak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.

“Bapak dan Ibu Guru harus menyesuaikan pembelajaran dengan situasi darurat ini. Namun tujuan kita tetap sama, yaitu menghadirkan pendidikan yang bermutu bagi murid,” katanya.

Ia menilai proses pembelajaran memang harus menyesuaikan kondisi lapangan, tetapi kualitas pendidikan tetap harus menjadi prioritas utama.

Kunjungan tersebut juga didampingi Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Muhammad Nuh, yang mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap sekolah-sekolah terdampak banjir.

Ia berharap pemulihan sarana pendidikan terus berlanjut sehingga para siswa dapat kembali belajar di fasilitas yang lebih permanen dan nyaman.

Hal senada disampaikan Ketua Umum PP PERSIS, Jeje Zaenuddin. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas generasi penerus bangsa.

“Pendidikan adalah pondasi besar dan utama untuk mempersiapkan putra-putri kita menjadi generasi penerus yang unggul di masa yang akan datang,” ujar Jeje Zaenuddin.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow