News  

Pasokan Batubara untuk PLN Aman, Pemerintah Kembali Izinkan Ekspor Berjalan Normal

Ilustrasi Batubara. Foto: Unsplash
banner 120x600

JAKARTA, MyInfo.ID – Pemerintah memastikan pasokan batubara untuk pembangkit listrik nasional dalam kondisi aman setelah berhasil mengamankan sekitar 141 juta metrik ton (MT) batubara dari total kebutuhan tahunan 154 juta MT. Seiring membaiknya pasokan domestik, aktivitas ekspor batubara yang sebelumnya sempat ditahan kini kembali berjalan normal.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengambil langkah sementara dengan menunda pengiriman ekspor batubara tertentu. Kebijakan itu dilakukan untuk menjamin ketersediaan batubara dengan spesifikasi kalori yang dibutuhkan sebagai energi primer pembangkit listrik PT PLN (Persero).

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menjelaskan bahwa penundaan ekspor dilakukan semata-mata untuk memastikan kebutuhan operasional PLN tidak terganggu. Setelah kondisi pasokan dinilai mencukupi, pemerintah kembali membuka keran ekspor.

“Langkah ini diambil sebagai bagian dari fungsi pengawasan Kementerian ESDM sebagai regulator. Seiring dengan membaiknya kondisi pasokan dalam negeri, kegiatan ekspor batubara kini telah berjalan kembali secara normal,” ujar Anggi di Jakarta, dikutip Sabtu (27/6/2026).

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk pengawasan pemerintah agar kebutuhan energi nasional tetap menjadi prioritas tanpa mengganggu aktivitas perdagangan batubara secara keseluruhan.

Selain memastikan stok batubara tetap tersedia, pemerintah juga akan memperkuat pengawasan terhadap proses pengadaan energi primer PLN sebagai langkah antisipasi jika terjadi gangguan pasokan di kemudian hari.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow