News  

Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan, Polisi Jadwalkan Ekshumasi di Banyumas

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin. Foto: Tribratanews
banner 120x600

JAKARTA, MyInfo.ID – Kasus kematian Sutrimo (42), mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) di kediaman mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, memasuki babak baru. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya resmi meningkatkan penanganan perkara tersebut dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Salah satu langkah penting yang akan dilakukan penyidik adalah ekshumasi terhadap makam Sutrimo. Proses penggalian kembali jasad korban itu dijadwalkan berlangsung di Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8/2026).

Ekshumasi dilakukan untuk membantu penyidik memperoleh informasi forensik mengenai penyebab kematian Sutrimo. Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi bagian dari bahan penyidikan untuk menentukan langkah hukum berikutnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin menjelaskan, perkara tersebut berawal dari dua laporan polisi.

Laporan pertama berasal dari masyarakat yang disampaikan melalui Bareskrim Polri. Sementara laporan lainnya dibuat oleh keluarga Sutrimo di Polresta Banyumas.

Kedua laporan tersebut kemudian dilimpahkan kepada Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk ditangani secara lebih lanjut.

“Berdasarkan hasil penyelidikan Polresta Banyumas dan tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya, penanganan perkara telah kami tingkatkan ke tahap penyidikan,” ujar Kombes Iman dikutip dari Tribratanews, Selasa (11/8/2026).

Sebelum perkara ditingkatkan ke penyidikan, polisi telah melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk meminta keterangan dari 24 saksi.

Penyidik juga akan kembali meminta keterangan pihak keluarga ketika tim berada di Banyumas. Langkah tersebut dilakukan untuk melengkapi informasi yang dibutuhkan dalam proses penyidikan.

Ekshumasi menjadi salah satu langkah penting dalam perkembangan perkara ini. Polisi akan melakukan pemeriksaan terhadap jasad Sutrimo untuk membantu mendapatkan gambaran mengenai penyebab kematiannya.

Kombes Iman berharap pemeriksaan forensik tersebut dapat memberikan informasi yang lebih jelas bagi penyidik.

“Mudah-mudahan dari hasil ekshumasi kami dapat menemukan dan menyimpulkan penyebab kematian yang bersangkutan,” katanya.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow