News  

34 Sekolah Direvitalisasi, Pemkab Banyumas Sebut Ini Investasi Jangka Panjang untuk SDM

Program revitalisasi satuan pendidikan membantu memperkuat layanan pendidikan yang merata dan berkeadilan di Banyumas. Foto: Kemendikdasmen
banner 120x600

Menurutnya, kedua program tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam menghadirkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Selain pembangunan fisik sekolah, pemerintah juga memperkuat dukungan melalui bantuan langsung kepada murid dan tenaga pendidik.

“Selain merevitalisasi gedung sekolah dan digitalisasi, kami juga memperluas Program Indonesia Pintar (PIP) kepada murid PAUD/TK dengan menjangkau lebih dari 880 ribu anak sebesar Rp450 ribu per tahun. Dukungan kepada tenaga pendidik juga diperkuat melalui peningkatan insentif guru honorer dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu per bulan yang langsung disalurkan ke rekening masing-masing penerima,” ungkap Mendikdasmen, Abdul Mu’ti.

Dalam penguatan karakter peserta didik, Kemendikdasmen juga menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mayoritas penerimanya merupakan pelajar.

Selain itu, penerapan budaya sekolah Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) juga terus didorong di seluruh satuan pendidikan.

Abdul Mu’ti menekankan bahwa sekolah idealnya tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang anak.

“Dari berbagai program tersebut, kami berharap sekolah tidak hanya menjadi wadah belajar para murid, namun juga menjadi ruang yang aman dan nyaman, rumah kedua bagi murid. Untuk menyukseskan program-program itu tentunya diperlukan sinergi antara banyak pihak sehingga kelak di Kabupaten Banyumas akan lahir generasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global,” tutup Menteri Abdul Mu’ti.

Pada peresmian tersebut, Abdul Mu’ti meresmikan 30 satuan pendidikan di Banyumas yang terdiri dari:

  • 6 PAUD
  • 6 SD
  • 7 SMP
  • 3 SMA
  • 8 SMK

Sementara itu, 4 satuan pendidikan lainnya berada di Kabupaten Cilacap.

Tak hanya revitalisasi bangunan, pada tahun 2025 Kemendikdasmen juga telah menyalurkan 1.633 Interactive Flat Panel (IFP) di Kabupaten Banyumas untuk mendukung digitalisasi pembelajaran.

Rinciannya meliputi 535 PAUD, 812 SD, 168 SMP, 36 SMA, 3 SKB, 4 SLB, dan 75 SMK.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow