News  

34 Sekolah Direvitalisasi, Pemkab Banyumas Sebut Ini Investasi Jangka Panjang untuk SDM

Program revitalisasi satuan pendidikan membantu memperkuat layanan pendidikan yang merata dan berkeadilan di Banyumas. Foto: Kemendikdasmen
banner 120x600

BANYUMAS, MyInfo.ID – Sebanyak 34 satuan pendidikan di Jawa Tengah resmi direvitalisasi, terdiri dari 30 sekolah di Kabupaten Banyumas dan 4 sekolah di Kabupaten Cilacap. Program ini diresmikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Sabtu (25/4) dan mendapat apresiasi besar dari Pemerintah Kabupaten Banyumas.

Pemkab Banyumas menilai revitalisasi sekolah bukan sekadar pembangunan fisik gedung, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memperkuat masa depan pendidikan daerah.

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari lingkungan belajar yang layak, aman, dan inklusif bagi seluruh peserta didik.

Dalam sambutannya, Sadewo menyampaikan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan membantu memperkuat layanan pendidikan yang merata dan berkeadilan di Banyumas.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan juga menjadi faktor penting karena mampu mempercepat pelaksanaan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap sekolah.

Hal itu dinilai berdampak langsung pada peningkatan tanggung jawab bersama dalam mendukung proses pembelajaran.

“Kami berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Banyumas sebagai salah satu pusat pendidikan dan pariwisata di Jawa Tengah. Di antaranya melalui program Pasti Sekolah sebagai upaya memastikan tidak ada anak yang tertinggal memperoleh pendidikan. Dan juga bus sekolah gratis yang diperuntukkan kepada guru dan murid untuk mempermudah akses ke sekolah serta menekan penggunaan kendaraan motor oleh murid,” papar Sadewo dalam keterangannya, Minggu (26/4/2026).

Program Pasti Sekolah dan bus sekolah gratis menjadi bagian dari strategi daerah untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menekan angka putus sekolah.

Sadewo menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah daerah, tetapi membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah pusat, daerah, sekolah, dan masyarakat.

Ia berharap momentum peresmian revitalisasi sekolah ini menjadi awal penguatan kolaborasi yang lebih besar dalam menciptakan generasi unggul di Banyumas.

“Melalui momentum peresmian ini, saya berharap kolaborasi dalam mewujudkan masa depan pendidikan dapat terus ditingkatkan demi mencetak generasi hebat di Kabupaten Banyumas,” ujar Sadewo.

Menanggapi apresiasi tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu’ti memastikan bahwa Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran akan terus dilanjutkan dan diperluas pada tahun 2026.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow