Untuk menjaga ketersediaan BBM di seluruh SPBU, Pertamina menerapkan sistem pemantauan stok secara real-time melalui platform digital.
Melalui sistem tersebut, setiap SPBU yang stoknya mulai menipis dapat segera terdeteksi sehingga pasokan tambahan dari depot terdekat bisa langsung dikirim. Langkah ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal tanpa gangguan.
Selain memastikan distribusi berjalan lancar, Pertamina Patra Niaga juga menambah sejumlah fasilitas pelayanan bagi konsumen di SPBU.
Layanan tersebut meliputi kehadiran petugas marshaling untuk membantu mengatur antrean kendaraan, penyediaan air minum dalam kemasan bagi pelanggan, hingga berbagai kemudahan melalui aplikasi MyPertamina.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat menikmati berbagai fitur seperti program Extra Point, promo bersama sejumlah merchant, serta layanan pencarian lokasi SPBU terdekat.
Taufiq menegaskan Pertamina terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan penyaluran BBM bersubsidi.
“Pertamina Patra Niaga juga mengajak masyarakat yang menemukan indikasi penyalahgunaan penyaluran BBM bersubsidi untuk melaporkannya melalui Pertamina Call Center 135 agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Taufiq.
Dengan dukungan sistem pemantauan digital, penguatan stok, serta peningkatan layanan di SPBU, Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi energi di wilayah Jawa Tengah dan DIY tetap aman, lancar, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.















