News  

Pertamina Cilacap Tingkatkan Keandalan Kilang Lewat Modifikasi Sistem CO Boiler

Pertamina melakukan modifikasi sistem expansion joint pada Carbon Monoxide (CO) Boiler di unit Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Complex. (Foto: Istimewa)
banner 120x600

CILACAP, MyInfo.ID – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) IV Cilacap terus melakukan berbagai inovasi untuk menjaga keandalan operasional kilang dan memastikan keberlanjutan produksi energi. Salah satu upaya terbaru dilakukan melalui modifikasi sistem expansion joint pada Carbon Monoxide (CO) Boiler di unit Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Complex.

CO Boiler 101-F-503 merupakan salah satu fasilitas penting yang mendukung proses regenerasi katalis pada unit RFCC. Peralatan ini berfungsi memanfaatkan panas hasil pembakaran gas karbon monoksida untuk menghasilkan uap (steam) yang digunakan dalam berbagai proses operasional kilang.

Section Head RFCC RU IV Cilacap, Priyambodo Purwo Handoyo, mengatakan modifikasi tersebut dilakukan sebagai langkah mitigasi sekaligus peningkatan keandalan peralatan guna mencegah potensi gangguan pada sistem expansion joint.

Menurut dia, tim RFCC Complex bersama sejumlah fungsi terkait melakukan berbagai penyempurnaan teknis yang difokuskan pada penghilangan penyebab utama kerusakan yang selama ini berpotensi mengganggu kinerja peralatan.

“Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga keandalan fasilitas kritis yang mendukung operasional kilang,” ujar Priyambodo.

Dalam pelaksanaannya, modifikasi mencakup sejumlah perubahan pada sistem expansion joint. Langkah tersebut berhasil menghilangkan jalur masuk gas buang bersuhu tinggi ke area expansion joint sehingga mampu menekan potensi terjadinya hotspot pada peralatan.

Selain itu, perbaikan juga dilakukan dengan meningkatkan kekuatan struktur penahan atau retaining plate, memperpanjang masa pakai komponen, serta meningkatkan kemampuan sistem dalam mengakomodasi ekspansi termal selama proses operasi berlangsung.

Dengan perubahan tersebut, risiko kerusakan berupa sobekan pada fabric expansion joint maupun deformasi mekanis dapat ditekan secara signifikan.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow