Menkeu Dorong Lompatan Ekonomi Nasional: Target 8% Dinilai Kunci Serap Tenaga Kerja

Pemerintah menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak cukup hanya stabil, tetapi harus mampu melompat lebih tinggi. Foto: Kemenkeu
banner 120x600

Meski demikian, ia tetap optimistis Indonesia mampu melampaui target pertumbuhan 5,4% pada 2026. Salah satu langkah penting yang disorot adalah mengaktifkan kembali sektor-sektor ekonomi yang selama ini stagnan agar dapat menjadi motor pertumbuhan baru.

Purbaya menegaskan bahwa penguatan sektor strategis menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor manufaktur, pertanian, dan energi dinilai memiliki peran krusial dalam mendorong produktivitas dan menciptakan nilai tambah ekonomi.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya iklim investasi dan pengembangan pasar modal sebagai pilar pendukung pertumbuhan jangka panjang.

“Fokus saya adalah menjaga fondasi perekonomian. Capital market akan ikut karena size of company akan bertumbuh juga,” terang Menkeu.

Menurutnya, pertumbuhan perusahaan akan berdampak langsung pada penguatan pasar modal, sekaligus memperluas kontribusi dunia usaha terhadap perekonomian nasional.

Menutup dialog tersebut, Purbaya menyampaikan optimisme bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk naik kelas menjadi negara maju dalam 10 hingga 15 tahun ke depan. Ia menilai, dengan kebijakan fiskal yang tepat dan pengelolaan ekonomi yang disiplin, Indonesia dapat keluar dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap).

Menurutnya, konsistensi kebijakan dan keberanian melakukan reformasi ekonomi akan menjadi penentu utama arah masa depan perekonomian Indonesia menuju negara yang lebih maju dan sejahtera.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow