Mendag Lepas Ekspor Gula Kelapa Banyumas ke Amerika Serikat

Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas ekspor produk gula semut organik Banyumas menuju Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026). Foto: Pemkab Banyumas
banner 120x600

Pengiriman ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat penetrasi pasar internasional sekaligus meningkatkan nilai ekspor produk berbasis kelapa dari Banyumas.

Keberhasilan ekspor tersebut juga menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan dari kawasan pedesaan mampu memenuhi standar kualitas pasar global.

Menurut Budi, capaian ini menjadi sinyal positif bahwa komoditas lokal memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekspor nasional.

Amerika Serikat hingga kini masih menjadi salah satu tujuan ekspor paling menjanjikan bagi Indonesia.

Data pemerintah menunjukkan pada 2025 Indonesia mencatat surplus perdagangan terbesar dengan Amerika Serikat, mencapai 18,11 miliar dolar AS dari total nilai ekspor sekitar 30,9 miliar dolar AS.

Selain produk manufaktur seperti alas kaki, pakaian jadi, dan elektronik, komoditas pangan bernilai tambah seperti gula semut juga memiliki prospek pasar yang besar.

“Produk-produk manufaktur padat karya seperti alas kaki, pakaian jadi, elektronik, termasuk gula semut, memiliki pasar yang besar di Amerika,” katanya.

Untuk mendukung ekspor nasional, Kementerian Perdagangan terus mengoptimalkan peran jaringan perdagangan Indonesia di luar negeri.

Saat ini terdapat 46 perwakilan dagang yang terdiri dari Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) yang bertugas membantu pelaku usaha Indonesia mencari pasar baru serta memperluas jaringan bisnis internasional.

Selain membuka akses pasar, pemerintah juga fokus memperkuat standar mutu dan sertifikasi produk ekspor.

Menurut Budi, penguatan kerja sama Mutual Recognition Arrangement (MRA) atau pengakuan sertifikasi antarnegara menjadi langkah penting agar hasil pengujian dan sertifikasi dari Indonesia dapat diterima langsung di negara tujuan ekspor tanpa proses tambahan yang rumit.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow