Likuiditas Perbankan Diperkuat, Pemerintah Tempatkan Rp400 Triliun di Himbara untuk Dorong Kredit

Ilustrasi keuangan. Foto: Freepik
banner 120x600

JAKARTA, MyInfo.ID – Pemerintah memperkuat likuiditas perbankan dengan menempatkan dana hingga Rp400 triliun di bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Kebijakan ini disiapkan untuk menjaga kemampuan perbankan dalam menyalurkan kredit ke sektor riil sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, langkah tersebut merupakan respons pemerintah terhadap kondisi likuiditas perbankan yang mulai mengetat dalam beberapa waktu terakhir. Dengan tambahan dana tersebut, perbankan diharapkan memiliki ruang yang lebih luas untuk meningkatkan pembiayaan kepada dunia usaha.

“Jadi akan cukup likuiditas di sektor perbankan kita. Jadi harusnya bunga di pasar akan turun. Ekonomi siap lari lagi,” ujar Menkeu dikutip Sabtu (27/6/2026)

Menurutnya, pemerintah tidak hanya mengembalikan dana yang sebelumnya ditempatkan di Himbara, tetapi juga menambah nilainya agar fungsi intermediasi perbankan tetap berjalan optimal.

Purbaya menjelaskan, penguatan likuiditas merupakan bagian dari arahan Presiden agar berbagai hambatan terhadap pertumbuhan ekonomi segera diatasi. Ketika perbankan memiliki kecukupan dana, penyaluran kredit kepada pelaku usaha diperkirakan kembali meningkat sehingga mampu mendorong investasi.

“Pak Presiden ingin ekonominya tetap jalan, semua gangguan dihilangkan. Kalau kita balikan perspektif ekonomi, ekonomi akan lari lagi. Orang cenderung investasi di negara yang ekonominya akan lari,” jelasnya.

Ia menilai, tambahan likuiditas juga akan membuat mekanisme pasar bekerja lebih efektif, termasuk memberikan ruang bagi penurunan suku bunga.

“Jadi saya memaksa market mechanism berjalan,” ujar Menkeu.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow