Health  

500 Warga Banyumas Raya Dapat Operasi Katarak Gratis

Sebanyak 500 warga Banyumas Raya mendapat kesempatan menjalani operasi katarak gratis. Foto: Kemenkes
banner 120x600

PURWOKERTO, MyInfo.ID – Sebanyak 500 warga Banyumas Raya mendapat kesempatan menjalani operasi katarak gratis melalui program kolaborasi Kementerian Kesehatan, Noor Dubai Foundation, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), dan Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Purwokerto.

Program tersebut menyasar masyarakat dari sejumlah daerah di sekitar Banyumas Raya, mulai dari Purwokerto, Banjarnegara, Purbalingga hingga Cilacap.

Operasi diberikan tanpa biaya kepada peserta yang menjadi sasaran program. Harapannya, tindakan medis tersebut dapat membantu penderita katarak mendapatkan kembali fungsi penglihatannya sehingga lebih mudah menjalankan aktivitas sehari-hari.

Wakil Menteri Kesehatan Prof. Dante Saksono Harbuwono mengatakan persoalan katarak masih menjadi tantangan kesehatan yang cukup besar di Indonesia.

Gambaran tersebut terlihat dari hasil program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Hingga 3 Agustus 2026, sebanyak 28.049.202 orang telah menjalani skrining.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.399.290 orang atau sekitar 5 persen diketahui mengalami gangguan tajam penglihatan.

Data tersebut menunjukkan pentingnya pemeriksaan mata secara rutin, terutama bagi masyarakat yang mulai mengalami penurunan kemampuan melihat.

Persoalan katarak juga tercermin dalam data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023.

Berdasarkan survei tersebut, sekitar 19,2 persen dari penduduk yang mengalami disabilitas penglihatan disebabkan oleh katarak.

“Berdasarkan proporsi tersebut, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) memperkirakan saat ini terdapat sekitar 640.060 penduduk yang mengalami kebutaan akibat katarak,” ungkap Wamenkes Dante di RSKM Purwokerto, Jumat (7/8).

Angka tersebut menjadi gambaran bahwa gangguan penglihatan akibat katarak bukan persoalan yang bisa dianggap sepele.

Selain berdampak pada kemampuan melihat, gangguan penglihatan juga dapat membatasi aktivitas seseorang, termasuk bekerja dan menjalankan kegiatan sehari-hari secara mandiri.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow