News  

Kisah Perempuan Nasabah Mekaar Ajibarang Merajut Harapan Lewat Ecoprint

Program Klasterisasi Usaha Ecoprint yang digagas PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui kelompok nasabah Mekaar Ajibarang 2, Kabupaten Banyumas. Foto: Istimewa
banner 120x600

Hasilnya mulai terlihat. Kain ecoprint yang awalnya hanya menjadi media praktik kini mampu dipasarkan dengan harga mencapai Rp350 ribu per lembar. Nilai tersebut menjadi peluang tambahan penghasilan bagi keluarga sekaligus membuktikan bahwa kreativitas dapat tumbuh dari hal-hal sederhana.

Bagi Neneng, manfaat program ini bukan hanya soal peningkatan pendapatan. Pendampingan yang dilakukan PNM juga menumbuhkan rasa percaya diri untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

“Terima kasih kepada PNM yang tidak hanya mengajarkan cara membuat produknya, tetapi juga mendampingi kami memasarkannya. Sekarang saya lebih yakin bahwa ibu-ibu Mekaar juga bisa menghasilkan produk yang berkualitas dan membantu perekonomian keluarga,” katanya.

Pemimpin Cabang PNM Purwokerto, Rohmat Agus Pranoto, mengatakan program klasterisasi dirancang agar pemberdayaan masyarakat tidak berhenti pada penyaluran pembiayaan. Menurutnya, peningkatan kapasitas dan kemampuan berwirausaha menjadi bagian penting dalam menciptakan usaha yang berkelanjutan.

“Melalui program klasterisasi, kami mendampingi nasabah mulai dari proses belajar, produksi hingga pemasaran agar mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing. Harapannya semakin banyak perempuan prasejahtera yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Program Klasterisasi Usaha Ecoprint merupakan bagian dari implementasi tiga pilar pemberdayaan PNM, yakni Modal Finansial, Modal Intelektual, dan Modal Sosial. Melalui pendekatan tersebut, PNM berupaya mendorong lahirnya lebih banyak perempuan yang mandiri, produktif, sekaligus mampu mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.

Di Ajibarang, kisah para ibu tersebut menjadi bukti bahwa perubahan tidak selalu berawal dari sesuatu yang besar. Terkadang, harapan baru justru tumbuh dari selembar daun yang dipungut dari halaman rumah, lalu diolah dengan ketekunan menjadi karya yang bernilai.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow