News  

Unik! Setiap Bayi Lahir di Sragen Dapat Pohon Buah, Ini Filosofi Program Sedulur Alam

Setiap bayi yang lahir di Sragen akan mendapatkan satu bibit pohon buah untuk ditanam dan dirawat bersama tumbuh kembangnya. Foto: Jateng Prov
banner 120x600

SRAGEN, MyInfo.ID – Kelahiran seorang anak di Kabupaten Sragen kini tak hanya menjadi kebahagiaan bagi keluarga, tetapi juga menjadi momentum menanam harapan bagi lingkungan. Melalui Program Sedulur Alam, setiap bayi yang lahir akan mendapatkan satu bibit pohon buah untuk ditanam dan dirawat bersama tumbuh kembangnya.

Program yang mengusung konsep unik tersebut kembali diwujudkan dengan penyerahan 14 bibit pohon buah kepada keluarga yang memiliki bayi baru lahir di Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Jumat (10/7) lalu.

Bibit yang dibagikan terdiri dari kelengkeng, mangga, jambu air, nangka, rambutan, hingga sawo. Selain memperluas ruang hijau, pohon-pohon tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga di masa depan.

Bupati Sragen Sigit Pamungkas mengatakan Program Sedulur Alam lahir sebagai respons terhadap meningkatnya dampak perubahan iklim dan berkurangnya tutupan pohon.

Menurutnya, setiap pohon yang ditebang perlu digantikan dengan penanaman pohon baru agar keseimbangan lingkungan tetap terjaga.

“Mari kita manfaatkan dan sukseskan program ini. Semoga lingkungan kita semakin asri, rindang, sejuk, dan nyaman untuk ditinggali. Dari langkah sederhana ini, kita juga ikut berkontribusi dalam pengendalian perubahan iklim global,” ujar Sigit.

Ia menilai penanaman pohon bukan hanya investasi bagi lingkungan, tetapi juga warisan yang akan dinikmati generasi berikutnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sragen Albert Pramono Soesanto menjelaskan, Program Sedulur Alam dibangun di atas filosofi bahwa setiap bayi memiliki “saudara” berupa satu pohon yang ditanam bersamaan saat kelahirannya.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow