Selain program pemagangan, Kemnaker juga membuka Pelatihan Kaigo bagi masyarakat yang tertarik bekerja di bidang perawatan lansia atau caregiver di Jepang.
Program ini berlangsung selama enam bulan dan mencakup pembelajaran bahasa Jepang serta pelatihan kompetensi perawatan lansia sesuai standar pelayanan kesehatan yang berlaku di Negeri Sakura.
Menurut Darmawansyah, sektor Kaigo memiliki prospek yang sangat menjanjikan karena meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Jepang yang membutuhkan tenaga pendamping profesional.
“Bidang Kaigo menawarkan prospek yang menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan tenaga perawatan lansia di Jepang. Kami ingin menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu bersaing pada sektor tersebut,” ujar Darmawansyah.
Kemnaker juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap berbagai tawaran kerja luar negeri yang menjanjikan proses cepat tanpa prosedur resmi.
Darmawansyah menegaskan seluruh tahapan seleksi dan rekrutmen program pemerintah dilakukan melalui mekanisme yang telah ditetapkan dan dapat dipantau secara transparan.
“Seluruh tahapan rekrutmen dan seleksi dilaksanakan melalui mekanisme yang telah ditetapkan,” ucapnya.
Masyarakat yang berminat mengikuti Program Pemagangan Jepang dapat memperoleh informasi mengenai persyaratan, jadwal seleksi, dan tata cara pendaftaran melalui kanal resmi pemerintah. Sementara informasi mengenai Pelatihan Kaigo tersedia melalui platform SIAPkerja, Skillhub Kemnaker dan laman msha.ke/hinodeindonesia.















