Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung pada Desember 2026. Selama proses pembangunan, KAI menyampaikan permohonan maaf apabila aktivitas konstruksi menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan maupun masyarakat.
“Kami berupaya agar pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target dengan tetap mengutamakan keselamatan pekerja dan pelanggan, serta memastikan pelayanan operasional stasiun tetap berjalan dengan baik,” jelas As’ad.
Pembenahan fasilitas juga dilakukan seiring tingginya aktivitas penumpang di Stasiun Sidareja.
Selama Januari hingga Oktober 2026, stasiun tersebut melayani 284.561 pelanggan. Jumlah itu terdiri dari 139.207 penumpang berangkat dan 145.354 penumpang tiba.
Pada periode yang sama, tercatat 1.732 warga negara asing (WNA) menggunakan layanan kereta api melalui Stasiun Sidareja.
KAI berharap peningkatan fasilitas ini dapat menunjang kebutuhan pelanggan sekaligus memperkuat konektivitas transportasi menuju Pangandaran.
“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui pembenahan fasilitas stasiun secara berkelanjutan. Kami berharap pengembangan Stasiun Sidareja ini dapat memberikan manfaat bagi pelanggan, mendukung pengembangan layanan kereta api, serta memperkuat konektivitas menuju kawasan wisata Pangandaran,” tutup As’ad.















