PURWOKERTO, MyInfo.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banyumas menggelar Operasi Patuh Candi 2026 di Simpang Karang Kobar, Jalan Karang Kobar, Selasa (27/10/2026) pagi. Dalam satu kali kegiatan, puluhan pengendara terjaring karena melanggar aturan lalu lintas.
Petugas menegur 56 pengendara dan menindak 29 lainnya. Pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah sepeda motor yang tidak sesuai standar kelayakan teknis atau dikenal dengan istilah “brong”, sebanyak 18 kendaraan. Sebanyak 11 pengendara lainnya kedapatan tidak memakai helm.
Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dan melibatkan personel Satlantas Polresta Banyumas bersama Unit Pelaksana Pendapatan Daerah (UPPD) Purwokerto. Selain memeriksa kelengkapan kendaraan, petugas memberikan sosialisasi, pembinaan, dan penyuluhan kepada pengguna jalan.
Tujuannya agar pengendara lebih disiplin dan memahami pentingnya mematuhi aturan, sehingga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas bisa terjaga.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Dhovan Oktavianton, melalui Kasat Lantas Kompol Achmad Riedwan Prevoost, menyebut Operasi Patuh Candi 2026 sebagai upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan potensi kecelakaan di jalan raya.
“Operasi Patuh Candi 2026 merupakan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan potensi kecelakaan di jalan raya,” ujar Riedwan.
Menurut Riedwan, penindakan dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum atas pelanggaran yang ditemukan. Namun, langkah itu tetap diimbangi edukasi agar masyarakat paham bahwa taat aturan adalah bagian penting dari keselamatan bersama.
“Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bagian penting dari keselamatan bersama,” tegasnya.
Polisi meminta masyarakat selalu memakai perlengkapan keselamatan, menaati rambu-rambu, dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Satlantas Polresta Banyumas juga berterima kasih kepada warga yang sudah tertib berlalu lintas. Lewat operasi ini, mereka berharap kesadaran dan kedisiplinan pengendara terus meningkat sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan dapat ditekan. Dengan begitu, situasi lalu lintas di wilayah Banyumas diharapkan tetap aman, tertib, dan kondusif.









