BANYUMAS, MyInfo.ID – Pemerintah Kabupaten Banyumas meraih peringkat pertama sebagai kabupaten dengan kinerja pengawasan terbaik di Jawa Tengah dalam Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) Provinsi Jawa Tengah 2026.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Selasa (3/11/2026). Penilaian ini didukung sejumlah indikator, di antaranya penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan (TLHP) yang mencapai 100 persen, predikat A untuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), serta nilai Reformasi Birokrasi (RB) sebesar 89,11.
Capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya Pemkab Banyumas dalam memperkuat pengawasan dan meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.
Dalam acara tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengingatkan bahwa pengawasan pemerintahan tidak cukup hanya mengandalkan aparat pengawas. Setiap aparatur harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, pengawasan juga perlu dilakukan sejak tahap perencanaan agar potensi penyimpangan dapat dicegah lebih awal.
“Saya meminta para bupati tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga menyertai dan memastikan setiap proses berjalan dengan baik. Kita harus mampu mewujudkan clear and good governance,” tegas Ahmad Luthfi.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyebut penghargaan tersebut bukan hasil kerja dirinya bersama Wakil Bupati semata. Ia menilai keberhasilan itu merupakan kontribusi seluruh jajaran pemerintah daerah, terutama Inspektorat dan para aparatur sipil negara (ASN).
“Ini bukan kerja saya dan Ibu Wakil Bupati saja, tetapi kerja Inspektorat dan kerja bersama seluruh jajaran. Teman-teman ASN yang lebih paham dan lebih waspada. Kalau kami melakukan kesalahan, jangan sungkan untuk mengingatkan dan menegur, baik saya maupun Ibu Wakil Bupati,” ujarnya.
Sadewo juga meminta seluruh ASN membangun kebiasaan saling mengingatkan tanpa melihat jabatan. Menurutnya, teguran diperlukan agar kesalahan tidak dibiarkan berlarut-larut.
“Kalau kita memiliki kebersamaan dalam satu keluarga, ketika ada yang salah harus saling mengingatkan. Tidak peduli siapa yang salah, apakah Bupati atau Wakil Bupati, tetap harus ditegur agar tidak berlarut-larut. Terima kasih kepada seluruh teman-teman atas kekompakan dan kerja samanya sehingga kita bisa meraih penghargaan terbaik se-Provinsi Jawa Tengah,” tambahnya.
Pemkab Banyumas berharap penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat pengawasan internal dan menjaga integritas aparatur. Pemerintah daerah juga berkomitmen meningkatkan tata kelola pemerintahan serta kualitas pelayanan publik melalui kerja sama seluruh perangkat daerah dan dukungan masyarakat.















