News  

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah 1–3 Januari 2026

Ilustrasi Cuaca Ekstrem. Foto: Pixabay
banner 120x600

Sabtu, 3 Januari 2026
Cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Brebes, Kabupaten dan Kota Tegal, Pemalang, Kabupaten dan Kota Pekalongan, Batang, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, serta Kabupaten dan Kota Magelang.

Menghadapi potensi cuaca ekstrem tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Warga diminta mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor dengan menjauhi bantaran sungai serta menghindari aktivitas di lereng rawan longsor.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di luar ruangan saat hujan disertai petir dan angin kencang, serta menghindari area terbuka, pohon besar, baliho, dan tiang listrik yang berisiko tumbang.

Sementara itu, pemerintah daerah dan instansi terkait diminta memperkuat langkah mitigasi, termasuk menyebarluaskan informasi peringatan dini agar dapat diakses masyarakat secara cepat dan akurat.

Sementara menurut Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II Tangerang, Dr. Hartanto, S.T., M.M, turut menyampaikan peringatan dini curah hujan tinggi untuk Dasarian I Januari 2026 (1–10 Januari 2026).

“Seluruh wilayah Provinsi Jawa Tengah berada pada periode musim hujan. Adapun daerah-daerah yang perlu menjadi kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor,” tulis surat peringatan dini cuaca dan iklim yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Tengah, Kamis.

Dalam kategori Waspada dengan curah hujan 150–200 mm per dasarian, wilayah yang perlu diantisipasi meliputi Brebes, Tegal, Cilacap, Banyumas, Banjarnegara, Kebumen, Wonosobo, Purworejo, Temanggung, Semarang, Magelang, Boyolali, Sragen, Karanganyar, Demak, Kudus, Pati, Grobogan, serta Kota Tegal, Kota Pekalongan, Kota Magelang, Kota Salatiga, dan Kota Semarang.

Sementara kategori Siaga dengan potensi curah hujan 200–300 mm per dasarian mencakup Pemalang, Pekalongan, Purbalingga, Batang, Kendal, Banjarnegara, Wonosobo, dan Jepara.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengurangi risiko dan dampak cuaca ekstrem di awal tahun 2026.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow