PURWOKERTO, MyInfo.ID – Warga Jalan Kartaja I, Kelurahan Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, digegerkan oleh peristiwa memilukan pada Selasa (21/7/2026) dini hari. Seorang bayi laki-laki yang masih bernapas ditemukan tergeletak di atas gerobak sate milik warga setempat. Aparat kepolisian kini tengah bergerak cepat memburu pelaku yang tega menelantarkan bayi malang tersebut.
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi, mengonfirmasi bahwa kasus penemuan bayi ini pertama kali terkuak sekitar pukul 03.00 WIB. Pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi usai menerima laporan darurat dari masyarakat.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Purwokerto Timur segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan para saksi, serta melakukan penyelidikan guna mengungkap pihak yang meninggalkan bayi tersebut,” tegas Kombes Pol Petrus saat memberikan keterangan, Selasa (21/7/2026).
Peristiwa pilu ini bermula saat seorang warga setempat berinisial K (51) mendengar deru suara sepeda motor yang mendadak berhenti di sekitar area rumahnya pada dini hari. Berselang kira-kira 10 menit kemudian, kesunyian subuh pecah oleh suara tangisan bayi yang bersumber dari luar rumah.
Merasa curiga, suami K yang berinisial S (52) bergegas keluar untuk mencari asal suara. Betapa kagetnya S saat mendapati sesosok bayi laki-laki tergeletak begitu saja di atas gerobak sate miliknya yang terparkir di pelataran rumah.
Penemuan tersebut langsung menggegerkan tetangga sekitar. Warga yang berkumpul segera mengamankan sang bayi agar tidak kedinginan, sebelum akhirnya memanggil jajaran Polsek Purwokerto Timur.
Saat menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah perlengkapan bayi yang sengaja ditinggalkan oleh pelaku. Di dekat tubuh bayi, terdapat bantal kecil serta kemasan susu.
Tak hanya itu, polisi juga menemukan tas berwarna hitam di lokasi penemuan. Saat diperiksa, tas tersebut berisi plasenta atau ari-ari bayi yang telah dibungkus rapat menggunakan kantong plastik.
Guna menyelamatkan nyawanya, bayi laki-laki tersebut telah dievakuasi dan saat ini dalam perawatan intensif tim medis di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Kondisi kesehatan sang bayi terus dipantau sembari polisi mengumpulkan petunjuk untuk mengidentifikasi orang tua biologis atau pihak yang bertanggung jawab.
Polresta Banyumas mengimbau kepada siapa saja yang melihat gerak-gerik mencurigakan dari pengendara motor pada Selasa dini hari di kawasan Kelurahan Mersi, atau mengetahui informasi mengenai persalinan tersembunyi, untuk segera menghubungi Polsek Purwokerto Timur atau Polresta Banyumas.













