Health  

Puan Maharani Soroti Ancaman Hantavirus, Minta Pemerintah Perkuat Deteksi Dini di Daerah

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani. Foto : Parlementaria/MyInfo
banner 120x600

JAKARTA, MyInfo.ID – Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta pemerintah memperkuat sistem pengawasan dan deteksi dini penyakit zoonosis di berbagai daerah setelah munculnya kekhawatiran terkait kasus Hantavirus. Menurutnya, kesiapan layanan kesehatan daerah menjadi kunci untuk mencegah penyebaran virus sejak tahap awal.

Puan menyoroti pentingnya penguatan surveilans kesehatan menyusul temuan suspect Hantavirus di Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta warga negara asing di Jakarta yang sempat masuk kategori kontak erat klaster kapal pesiar MV Hondius. Meski hasil pemeriksaan dinyatakan negatif, ia menilai langkah antisipasi tetap harus diperketat.

“Kita bersyukur temuan suspect Hantavirus di Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan WNA di Jakarta yang masuk kontak erat klaster MV Hondius telah dinyatakan negatif. Namun pemantauan dan surveilans harus terus diperkuat,” ujar Puan dikutip dari Parlementaria, Selasa (12/5/2026).

Kasus Hantavirus sebelumnya menjadi perhatian dunia setelah menyerang kapal pesiar mewah MV Hondius yang berlayar di Samudera Atlantik. Tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia akibat infeksi virus tersebut.

Kekhawatiran global meningkat karena salah satu variannya, Andes virus, diketahui memiliki potensi penularan antarmanusia dalam kondisi tertentu.

Hantavirus sendiri merupakan kelompok virus dari genus Orthohantavirus yang umumnya dibawa hewan pengerat seperti tikus dan celurut. Penyakit ini termasuk zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan sebelumnya juga mencatat adanya 23 kasus Hantavirus yang tersebar di sembilan provinsi. Kondisi itu dinilai menjadi alarm penting bagi pemerintah untuk memperkuat sistem kesiapsiagaan kesehatan di daerah.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow