JAKARTA, MyInfo.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah penduduk Indonesia mencapai 284,67 juta jiwa berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 yang dirilis pada Selasa (5/5/2026). Angka tersebut menunjukkan peningkatan jumlah penduduk, meski laju pertumbuhannya mulai melambat.
“Jumlah penduduk Indonesia hasil SUPAS 2025 mencapai 284,67 juta jiwa,” demikian keterangan resmi BPS.
Jika dibandingkan dengan hasil Sensus Penduduk 2010 (SP2010) yang mencatat 237,64 juta jiwa, jumlah penduduk Indonesia terus bertambah dalam kurun waktu 15 tahun terakhir. Namun, pertumbuhan penduduk dalam lima tahun terakhir tercatat melambat menjadi rata-rata 1,08 persen per tahun.
Rasio Ketergantungan dan Angka Kelahiran
Dalam laporan tersebut, BPS juga mencatat rasio ketergantungan meningkat menjadi 45,05 persen pada 2025. Artinya, setiap 100 penduduk usia produktif menanggung sekitar 45 penduduk usia non-produktif.
Sementara itu, angka kelahiran total (Total Fertility Rate/TFR) Indonesia berada di angka 2,13 atau mendekati tingkat penggantian (replacement level). Di sisi lain, indikator kesehatan menunjukkan tren positif, dengan angka kematian bayi (IMR) turun menjadi 14,12 dan angka kematian ibu melahirkan (MMR) menurun ke level 144.
Selain itu, mobilitas penduduk juga tercatat cukup tinggi. Sekitar 15 dari setiap 1.000 penduduk usia 5 tahun ke atas tercatat tinggal di provinsi berbeda dibandingkan lima tahun sebelumnya.
Masuki Fase Ageing Population
Indonesia juga mulai memasuki fase ageing population. Hal ini ditandai dengan meningkatnya persentase penduduk lanjut usia yang kini mencapai 11,97 persen dari total populasi.
Sebaran Penduduk Masih Terkonsentrasi di Jawa
BPS mencatat mayoritas penduduk Indonesia masih terkonsentrasi di Pulau Jawa. Jumlahnya mencapai 158,41 juta jiwa atau 55,65 persen dari total populasi.
Pulau Sumatera menjadi wilayah dengan jumlah penduduk terbesar kedua, yakni 62,32 juta jiwa (21,89 persen). Sementara itu, wilayah Bali dan Nusa Tenggara dihuni 15,95 juta jiwa (5,60 persen).















