News  

Pemkab Banyumas Siapkan BLK Khusus, Bidik Peluang Kerja ke Jerman dan Eropa

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono saat audiensi dengan Indonesian Trade Promotion Center Hamburg, Senin (4/5) di Ruang Joko Kaiman. Foto: Pemkab Banyumas
banner 120x600

Melihat potensi tersebut, Pemkab Banyumas tidak ingin berlama-lama pada tahap perencanaan. Sadewo langsung menginstruksikan dinas terkait untuk menyusun langkah teknis sekaligus mengeksekusinya dalam waktu dekat.

“Saya sudah minta kepada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian agar dibahas secara teknis, kemudian jangan hanya dibahas saja tetapi dieksekusi. Kita bikin balai latihan yang khusus mungkin ya, yang ini khusus untuk ke Jerman. Bukan hanya Jerman, Jepang juga butuh,” ujarnya.

Rencana pendirian BLK khusus ini menjadi strategi utama untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal agar sesuai dengan standar kebutuhan internasional, termasuk kemampuan teknis dan kesiapan kerja di luar negeri.

Selain peluang kerja yang luas, faktor kesejahteraan juga menjadi pertimbangan. Sadewo menyebut kondisi kerja di Jerman relatif menjanjikan dari sisi pendapatan maupun lingkungan sosial.

“Disana itu, upah tinggi, aman dan nyaman karena toleransinya tinggi, biaya hidup terjangkau, asal masak sendiri,” ungkapnya.

Meski demikian, peluang tersebut juga memiliki tantangan tersendiri karena jumlah kebutuhan tenaga kerja bersifat nasional. Jerman, kata Sadewo, membutuhkan sekitar 4.000 tenaga kerja dari Indonesia, yang berarti persaingan antar daerah akan cukup ketat.

“4.000 tenaga kerja tetapi seluruh Indonesia. Kalau sudah ada peluang seperti ini agar Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian segera mengeksekusi. Kerjasama dengan UHB, Unsoed, UMP,” pungkasnya.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow