Menkop Sebut Koperasi Merah Putih Wujud Nyata Pemikiran Soemitro Djojohadikusumo

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono. Foto: Kemenkop
banner 120x600

Meski demikian, ia mengakui pelaksanaan program menghadapi sejumlah tantangan. Masih ada masyarakat yang belum terbiasa dengan konsep koperasi modern sehingga membutuhkan edukasi dan pendampingan secara berkelanjutan.

“Disinilah sebenarnya bahwa memang setiap transformasi, setiap perubahan akan punya konsekuensi-konsekuensinya. Kami mohon doa dan dukungannya supaya KDKMP ini secara operasional bisa bergerak dengan baik dan bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ucap Menkop.

Tenaga Ahli Utama KSP Guruh Muamar Khadafi menilai pemikiran Soemitro masih relevan dalam menjawab tantangan pembangunan nasional saat ini.

Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus menghadirkan pemerataan agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Ia menyebut semangat tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional melalui program Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

“Kita perlu menerjemahkan pemikiran beliau dalam ranah kebijakan publik yang dapat memberikan manfaat keadilan kesejahteraan dan kemajuan bangsa, maka sinergi pemerintah akademisi, dunia usaha dan masyarakat menjadi sangat pentingnya,” katanya.

Sementara itu, penulis buku Agus Rizal mengungkapkan karya tersebut lahir dari keprihatinannya terhadap kondisi pembangunan nasional yang dinilai masih menghadapi persoalan ketimpangan.

Menurut Agus, Soemitro memandang negara harus memiliki peran strategis dalam menciptakan pemerataan ekonomi melalui penguatan koperasi. Ia menilai pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya dinikmati oleh kelompok tertentu, melainkan harus didukung sistem ekonomi yang adil serta birokrasi yang efektif.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow