News  

Pengurus Koperasi Merah Putih Banyumas Mengaku “Gempung”, Soroti Peran yang Kian Terpinggirkan

Diskusi yang digelar para pengurus KDKMP usai mengikuti kegiatan "Belanja Masalah" di Kantor Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Banyumas, Jumat (24/7/2026). Foto: Ist
banner 120x600

BANYUMAS, MyInfo.ID – Sejumlah pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Banyumas mengaku berada dalam situasi yang serba sulit. Mereka menggambarkan kondisi tersebut dengan istilah Jawa “gempung”, yakni perasaan campur aduk antara kecewa, marah, bingung, tetapi tidak memiliki daya untuk mengubah keadaan.

Kondisi itu mengemuka dalam diskusi spontan yang digelar para pengurus KDKMP usai mengikuti kegiatan “Belanja Masalah” di Kantor Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Banyumas, Jumat (24/7/2026).

Koordinator Paguyuban Pengurus KDKMP Banyumas, Yudo F. Sudiro, mengatakan para pengurus masih berkomitmen mendukung program strategis nasional tersebut. Namun, mereka menilai pelaksanaan di lapangan justru menimbulkan banyak persoalan yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan.

“Bagaimana tidak, berjalan setahun para pengurus koperasi unggulan Presiden Prabowo Subianto ini justru merasa makin tidak menentu arah,” ujarnya.

Menurut Yudo, banyak pengurus sebenarnya merasa kecewa dan kebingungan. Meski demikian, mereka tetap memilih bertahan karena merasa telah menerima amanah sebagai pengurus sejak koperasi dibentuk pada pertengahan 2025.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam forum, saat ini terdapat sekitar 180 gerai KDKMP yang telah dibangun dari total 331 koperasi di Kabupaten Banyumas.

Namun, dari jumlah tersebut, baru 41 koperasi yang telah beroperasi di bawah pengelolaan PT Agrinas Pangan Nusantara (APN). Sementara koperasi lainnya belum memiliki gerai karena terkendala ketersediaan lahan.

Situasi tersebut menjadi salah satu topik yang banyak dibahas dalam diskusi antarperwakilan pengurus KDKMP dari berbagai kecamatan di Banyumas.

Pengurus Nilai Perannya Semakin Hilang

Dalam forum tersebut, para pengurus menyoroti model pengelolaan KDKMP yang dinilai membuat peran pengurus koperasi semakin berkurang.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow