Pertamina menjelaskan tambahan distribusi tersebut setara dengan sekitar 84,79 persen dari rata-rata konsumsi normal harian LPG 3 kilogram di Jawa Tengah dan DIY.
Dengan tambahan tersebut, perusahaan memastikan kondisi stok LPG berada dalam posisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain menjaga ketersediaan LPG subsidi, Pertamina juga kembali mengingatkan masyarakat mampu agar beralih menggunakan LPG non-subsidi.
Produk yang direkomendasikan di antaranya Bright Gas 5,5 kilogram dan Bright Gas 12 kilogram.
Langkah ini dinilai penting agar subsidi energi pemerintah benar-benar tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai ketentuan pemerintah serta jaminan ketersediaan stok.
“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi Pertamina agar memperoleh produk dengan harga sesuai ketentuan pemerintah dan stok yang terjamin. Informasi lokasi pangkalan resmi terdekat juga dapat diakses melalui website subsiditepatlpg.mypertamina.id,” tambah Taufiq.
Selama periode libur Tahun Baru Islam, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan akan terus memantau distribusi LPG agar kebutuhan energi masyarakat di Jawa Tengah dan DIY tetap terjaga dengan baik.















