News  

Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt Rektor Unsoed di Tengah Proses Hukum KPK

Prof. Dr. Ali Rokhman ditunjuk Kemdiktisaintek sebagai Plt Rektor Unsoed untuk memastikan layanan akademik dan Tridharma Perguruan Tinggi tetap berjalan. Foto: MyInfo
banner 120x600

Salah satunya berkaitan dengan dokumen akademik yang membutuhkan tanda tangan rektor.

“Legalitas tanda tangan ijazah Plt Rektor sah,” ujarnya.

Kepastian tersebut menjadi bagian penting agar pelayanan administrasi akademik di Unsoed tidak ikut terhambat akibat perubahan kepemimpinan.

Tugas Ali Rokhman tidak hanya menjaga aktivitas kampus tetap berjalan. Ia juga akan menjalankan proses menuju pemilihan rektor definitif Unsoed.

Badri mengatakan mekanisme pemilihan akan mengikuti statuta Unsoed serta peraturan senat yang mengatur tata cara pemilihan rektor.

“Proses terkait dengan pemilihan rektor sesuai dengan yang tadi saya sampaikan di ruang rapat, sesuai dengan statuta dari Unsoed dan juga sesuai dengan peraturan senat terkait dengan tata cara pemilihan rektor akan dijalankan oleh Bapak Penjabat Sementara Prof. Dr. Ali Rokhman,” jelasnya.

Tahapan tersebut telah dibahas secara internal oleh Kemdiktisaintek bersama pihak terkait di Unsoed.

“Efektif per hari ini Plt Rektor Unsoed, sesuai norma yang berlaku untuk pemilihan antara 6 sampai 1 tahun tadi sudah kita bicarakan internal dalam rapat dan statuta Unsoed, tata cara pemilihan rektor nanti akan dijalankan Plt Rektor,” katanya.

Artinya, masa tugas Ali Rokhman tidak hanya diarahkan untuk menjaga stabilitas kampus, tetapi juga menjadi bagian dari proses transisi menuju kepemimpinan definitif.

Ali Rokhman mengaku penunjukan sebagai Plt Rektor Unsoed merupakan amanah besar. Ia menyebut dirinya akan memprioritaskan keberlangsungan pelayanan kampus.

“Terima kasih, pertama ini suatu amanah yang luar biasa bagi pribadi memimpin sementara Universitas Jenderal Soedirman,” katanya.

Menurut Ali, mahasiswa, dosen, alumni, dan seluruh sivitas akademika harus tetap mendapatkan pelayanan seperti biasa.

“Pertama memastikan semua kegiatan layanan terhadap mahasiswa, terhadap alumni, terhadap dosen dan terhadap kita berkaitan dengan Tridarma Perguruan Tinggi tetap berlangsung dengan lancar,” ujarnya.

Selain persoalan internal kampus, Ali juga menegaskan akan menghormati proses hukum yang tengah berjalan.

“Kedua adalah kita mematuhi proses-proses hukum yang sekarang berjalan di KPK,” katanya.

Untuk tahapan pemilihan rektor definitif, Ali mengatakan masih perlu melakukan pembahasan lebih lanjut.

Ia mengaku penunjukan dirinya berlangsung secara mendadak sehingga belum memiliki gambaran lengkap mengenai langkah yang harus dilakukan setelah resmi menjalankan tugas sebagai Plt Rektor.

“Kemudian nanti yang berkaitan pemilihan selanjutnya akan dibicarakan selanjutnya. Karena saya tiba-tiba diangkat belum punya gambaran tentang langkah-langkah selanjutnya,” pungkasnya.

Bandri melanjutkan di tengah proses hukum yang berlangsung, Kemdiktisaintek meminta seluruh sivitas akademika Unsoed tetap menjalankan aktivitas pendidikan secara normal.

Badri menilai persoalan yang terjadi di Unsoed harus menjadi perhatian bagi perguruan tinggi lain di Indonesia. Pengawasan dan tata kelola kampus dinilai perlu terus diperkuat agar tidak muncul ruang bagi penyalahgunaan kewenangan.

“Integritas merupakan fondasi utama perguruan tinggi dan tidak dapat ditawar. Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui tata kelola yang transparan, akuntabel dan bertanggung jawab,” tegas Badri.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow