News  

Keluarga Sakinah Bukan Tanpa Masalah, tetapi Mampu Menghadapinya Bersama

Ilustrasi Pasangan Muslim. Foto: Freepik
banner 120x600

Ia berharap kegiatan serupa terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Yang hadir hari ini semuanya adalah pimpinan. Karena itu saya berharap para pimpinan menjadi penyemangat, teladan, sekaligus motivator bagi pegawai di unit kerja masing-masing,” kata Adib.

Menurutnya, keluarga yang kuat akan melahirkan ASN yang lebih tangguh dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama untuk terus memperkuat kolaborasi, saling mendukung, serta membangun budaya kerja yang berawal dari ketahanan keluarga.

Pada kesempatan yang sama, psikolog pernikahan Risatianti Kolopaking menyampaikan materi bertajuk “Dekat, Percaya, Setia: Kunci Keluarga Sakinah”.

Ia menjelaskan bahwa hubungan suami istri yang sehat dibangun melalui kedekatan emosional, rasa saling percaya, dan komitmen yang terus dijaga.

Menurut Risatianti, kedekatan dalam keluarga tidak hadir begitu saja, melainkan harus dibangun melalui komunikasi yang konsisten, empati, serta kesediaan untuk mendengarkan pasangan.

Ia menegaskan bahwa kedekatan, kepercayaan, dan kesetiaan bukan sekadar perasaan, melainkan sikap yang perlu dipelihara setiap hari dalam kehidupan rumah tangga.

Risatianti juga mengingatkan bahwa keluarga yang sehat akan menjadi ruang yang aman bagi seluruh anggotanya untuk tumbuh dan berkembang. Oleh sebab itu, pasangan suami istri perlu membangun komunikasi yang terbuka, menghargai perbedaan, serta menyelesaikan setiap persoalan tanpa mengedepankan emosi.

Melalui pembinaan seperti ini, ia berharap semakin banyak keluarga ASN yang memiliki ketahanan psikologis sehingga mampu menjadi teladan, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow