Respons Indonesia di PBB juga sejalan dengan pesan yang disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono dalam Debat Umum SMU ke-81 pada 25 September 2026.
Dalam pidatonya, Sugiono menempatkan persatuan Indonesia sebagai bagian dari ketahanan nasional. Kementerian Luar Negeri mencatat pernyataan tersebut dalam konteks penguatan persatuan, demokrasi, HAM, dan supremasi hukum.
Indonesia kembali menegaskan. “Dari Aceh sampai Papua, dari Miangas sampai Rote, Indonesia adalah satu bangsa. Indonesia adalah satu bangsa.”
Pernyataan itu menjadi bagian dari pesan Indonesia mengenai posisi Papua dalam kesatuan wilayah dan bangsa Indonesia.
Selain persoalan HAM dan keamanan, Indonesia turut menanggapi isu kunjungan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia ke Papua.
Indonesia menyatakan pengaturan kunjungan tersebut perlu disepakati antara negara tuan rumah dan Kantor Komisaris Tinggi PBB. Menurut Indonesia, mekanisme itu merupakan ketentuan yang berlaku bagi negara-negara anggota dan tidak semestinya ditentukan oleh negara lain ataupun organisasi regional.
Indonesia menegaskan akan tetap terlibat secara konstruktif melalui mekanisme internasional yang relevan. Dialog dan kerja sama, menurut posisi yang disampaikan Indonesia, perlu dilakukan dengan berlandaskan fakta serta memperhatikan keselamatan seluruh warga sipil.
Debat Umum SMU ke-81 sendiri berlangsung pada 22-28 September 2026 di Markas Besar PBB di New York.














