Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang secara konsisten mendonorkan darah secara sukarela.
Ahmad Luthfi menyampaikan penghargaan kepada para pendonor yang telah berulang kali menyumbangkan darah tanpa mengharapkan imbalan.
“Bapak-ibu pendonor darah ini adalah orang hebat dan tangguh. Karena kalau kita disuntik vaksin sekali saja sudah mengeluh. Sedangkan Bapak/Ibu ini sudah 50 kali (sejumlah 1.743 orang) dan 75 kali (sejumlah 605 orang) ditusuk jarum dengan sukarela. Tidak dibayar. Tidak minta balasan. Datang sendiri ke PMI. Duduk. Donor. Pulang. Kalau bukan karena hati yang luar biasa, tidak mungkin bisa,” ujar Ahmad Luthfi.
Ketua PMI Kabupaten Banyumas Nungky Harry Rachmat mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap para pendonor yang selama ini konsisten membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.
Menurut Nungky, donor darah tidak hanya diukur dari jumlah atau frekuensi seseorang menyumbangkan darah. Lebih dari itu, donor darah merupakan wujud kepedulian dan semangat gotong royong untuk membantu sesama.














