MANOKWARI, MyInfo.ID – Transformasi besar terjadi di SMKN 5 Manokwari setelah mendapat program Revitalisasi Satuan Pendidikan pada 2025. Sekolah yang sebelumnya nyaris ditinggalkan kini mulai kembali diminati, seiring perbaikan sarana dan meningkatnya kepercayaan masyarakat.
Program ini menghadirkan pembangunan dan renovasi berbagai fasilitas utama. Di antaranya tiga ruang kelas untuk jurusan Teknik Konstruksi dan Properti (TKP), empat ruang kelas Teknik Komputer dan Jaringan, empat ruang kelas Teknik Kendaraan Ringan, ruang praktik siswa TKP lengkap dengan perabot, hingga perpustakaan yang juga dilengkapi fasilitas baru.
Pelaksanaan revitalisasi dilakukan melalui skema swakelola, sehingga proses pembangunan lebih terarah dan sesuai kebutuhan sekolah. Dampaknya langsung dirasakan oleh siswa dan tenaga pendidik. Lingkungan belajar yang sebelumnya tidak layak kini berubah menjadi lebih nyaman dan mendukung pembelajaran praktik.
Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari prioritas nasional.
“Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anak di mana pun berada memiliki akses fasilitas belajar yang sama. Ini merupakan komitmen pemerintah untuk menghadirkan fasilitas pendidikan, mulai dari kota kecil hingga daerah terpencil sekalipun,” ucap Dirjen Tatang, Rabu (6/5/2026).
Perubahan fisik sekolah membawa dampak psikologis yang signifikan. Wajah baru sekolah membuat semangat belajar kembali tumbuh, tidak hanya bagi siswa tetapi juga guru dan masyarakat sekitar.
Kepala sekolah, Choiruddin, mengingat betul kondisi sekolah saat pertama kali ia bertugas pada 2020. Saat itu, lingkungan sekolah dipenuhi semak dan pepohonan liar, sementara ruang kelas dalam kondisi rusak berat.















