News  

Dari Kampung Laut Cilacap, Sidat Panikel Buka Peluang Pasar Dunia

Sidat yang selama ini lebih akrab dijual dalam bentuk utuh mulai berubah menjadi sajian bernilai ekonomi lebih tinggi. Foto: Istimewa
banner 120x600

CILACAP, MyInfo.ID – Di dapur sederhana Pusat Budidaya dan Edukasi Sidat Panikel (PUSAKA), Kampung Laut, aroma ikan yang dipanggang perlahan memenuhi ruang.

Di hadapan sejumlah anggota Kelompok Pengolah dan Pemasar Ikan (Poklahsar) Mina Family Panikel, seekor sidat yang selama ini lebih akrab dijual dalam bentuk utuh mulai berubah menjadi sajian bernilai ekonomi lebih tinggi.

Pekan lalu, sidat tak lagi sekadar hasil tangkapan atau komoditas yang dijual apa adanya. Melalui pelatihan diversifikasi produk olahan, masyarakat pesisir Kampung Laut diperkenalkan pada cara baru mengolah ikan sidat menjadi unagi kabayaki, hidangan khas Jepang yang dikenal sebagai produk premium di pasar internasional.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang didorong PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Cilacap. Pesertanya adalah anggota Poklahsar Mina Family Panikel, kelompok masyarakat yang selama ini mengembangkan potensi sidat sebagai salah satu komoditas unggulan di wilayah tersebut.

Bagi masyarakat Kampung Laut, sidat bukanlah ikan asing. Komoditas itu hidup di sekitar mereka dan menjadi bagian dari potensi sumber daya perairan yang selama ini dimanfaatkan. Namun, potensi besar tidak selalu berbanding lurus dengan nilai ekonomi yang diterima masyarakat.

Selama ini, pengolahan sidat masih dilakukan secara terbatas. Produk yang dihasilkan belum banyak mengalami diversifikasi, sehingga peluang untuk meningkatkan nilai jual belum sepenuhnya terbuka.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Kilang Cilacap, Agustiawan, mengatakan program tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat menciptakan nilai tambah dari potensi lokal yang telah mereka miliki.

“Sudah menjadi standar kami untuk menciptakan nilai tambah dari setiap program pemberdayaan. Kebetulan komoditas unggulan di sini adalah ikan sidat, sehingga penting bagi kelompok tidak hanya menjual ikan dalam bentuk utuh, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow