Investor Bisa Langsung Berkonsultasi dengan Tim KAI
Selain menjadi katalog digital, Space by KAI juga menghadirkan fitur direct contact yang memungkinkan calon mitra berkomunikasi langsung dengan tim pemasaran aset KAI.
Melalui fitur tersebut, pengguna dapat berkonsultasi mengenai mekanisme kerja sama, proses sewa, hingga peluang pengembangan bisnis yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Ke depan, KAI juga akan terus mengembangkan berbagai fitur baru untuk memperluas ekosistem bisnis digital perusahaan.
Beberapa pengembangan yang tengah disiapkan antara lain integrasi dengan aplikasi Access by KAI, fitur rekomendasi bisnis berdasarkan potensi aset, klasifikasi aset sesuai jenis usaha, dashboard mitra B2B, sistem perpanjangan kontrak digital, hingga sistem bidding untuk aset potensial.
Tak hanya itu, KAI juga tengah menyiapkan fitur simulasi bisnis, estimasi Return on Investment (ROI), simulasi biaya dan skema pembayaran, serta integrasi dengan lembaga pembiayaan untuk memudahkan para investor.
KAI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
As’ad menambahkan, masyarakat maupun pelaku usaha yang berminat memanfaatkan aset KAI di wilayah Daop 5 Purwokerto dapat mengakses seluruh informasi melalui platform tersebut.
“Calon mitra juga dapat menghubungi kontak yang tersedia pada platform tersebut atau datang langsung ke Kantor PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 209 Purwokerto,” jelasnya.
Menurutnya, pengembangan Space by KAI merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan bisnis yang semakin modern, terbuka, dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
“Melalui Space by KAI, kami berharap masyarakat dan dunia usaha semakin mudah memperoleh informasi aset yang dibutuhkan untuk mengembangkan kegiatan bisnis. Berbagai aset strategis KAI yang tersebar di berbagai daerah, termasuk wilayah Daop 5 Purwokerto, memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama mitra sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas, mendorong pertumbuhan investasi daerah, serta mengoptimalkan pemanfaatan aset negara secara produktif,” tutup As’ad.















