News  

Cerita Halya Jaga Hafalan 30 Juz Sambil Kuliah hingga Naik Podium MTQ Nasional

Cerita Halya Jaga Hafalan 30 Juz Sambil Kuliah hingga Naik Podium MTQ Nasional. Foto: UIN Saizu
banner 120x600

Rasa jenuh dan malas kerap menghampiri, terutama saat tugas kuliah menumpuk. Namun, tanggung jawab menjaga murajaah membuatnya kembali bangkit. Menjelang kompetisi, Halya rutin melakukan latihan tartil, mendalami ayat-ayat mirip (mutasyabihat), serta menjaga stamina melalui olahraga dan porsi tidur yang cukup.

Proses latihan mandiri itu dimaksimalkan lewat pembinaan rutin secara daring dan luring oleh LPTQ Jawa Tengah sejak Februari hingga September bersama jajaran pembina dari Jakarta dan Jawa Tengah.

‘Panas Adem’ di Ruang Tunggu

Tampil di panggung nasional tetap menghadirkan sensasi mendebarkan bagi Halya. Perasaan cemas berpadu pasrah menyelimutinya menjelang giliran tampil.

“Rasanya panas adem, apalagi ketika udah di tempat tunggu peserta,” tuturnya.

Meski begitu, ia merasa terhormat saat bacaannya disimak langsung oleh para guru besar dan dewan hakim terkemuka. Dukungan orang tua, para guru, Pemkab Banyumas, serta Pemprov Jawa Tengah diakuinya menjadi pilar penting di balik medali yang diraihnya.

Bagi Halya, trofi juara bukanlah akhir tujuan. Ia berharap kompetisi ini menjadi sarana mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

“Semangat, istiqamah, dan jangan takut berproses. Jangan hanya mengejar juara, tapi jadikan Al-Qur’an sebagai teman dalam kehidupan,” pesannya kepada generasi muda.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow