Pemerintah menegaskan bahwa peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tidak disertai jadwal cuti bersama. Dengan demikian, masyarakat yang ingin menikmati masa libur lebih lama perlu mengatur cuti secara mandiri sesuai kebijakan masing-masing instansi atau perusahaan.
Selain menjadi bagian dari kalender hari besar keagamaan nasional, Tahun Baru Islam memiliki makna sejarah yang sangat penting bagi umat Muslim.
Pergantian tahun Hijriah menandai dimulainya bulan Muharram, yaitu bulan pertama dalam sistem penanggalan Islam. Momen ini menjadi simbol awal perjalanan baru sekaligus kesempatan untuk melakukan introspeksi dan meningkatkan kualitas ibadah.
Secara historis, kalender Hijriah berawal dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah menuju Madinah. Peristiwa tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah perkembangan Islam dan kemudian dijadikan dasar penetapan sistem penanggalan Hijriah yang digunakan hingga saat ini.
Karena itu, peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya dimaknai sebagai pergantian angka tahun, tetapi juga menjadi momentum untuk meneladani semangat hijrah, memperbaiki diri, serta memperkuat nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari.













