Sementara itu, Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas, juga mencatat realisasi pengadaan yang melampaui target. Hingga 2026, pengadaan setara beras di wilayah tersebut mencapai 72.383.537 kg atau 100,1 persen dari target sebanyak 72.312.501 kg.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas Prawoko Setyo Aji mengatakan, realisasi tersebut melampaui target sebesar 71.036 kg. Capaian itu didukung kerja sama berbagai pihak dalam membantu penyerapan hasil panen petani.
“Realisasi tersebut melampaui target sebanyak 71.036 kg berkat dukungan berbagai pihak dalam penyerapan hasil panen petani,” kata Prawoko, Jumat (9/10/2026).
Ia menjelaskan, sinergi Bulog dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), penyuluh pertanian, dan petani berperan penting dalam memperlancar pengadaan gabah dan beras. Kolaborasi tersebut juga mendukung upaya menjaga ketersediaan pasokan, menstabilkan harga beras, serta memperkuat cadangan pangan pemerintah.
Prawoko menambahkan, Bulog akan terus mengoptimalkan penyerapan hasil panen untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras sekaligus mendukung ketahanan pangan.
“Kami terus menjalankan peran dalam penyerapan hasil panen petani guna mendukung stabilitas pasokan dan harga beras, sekaligus memperkuat cadangan pangan pemerintah,” ujarnya.















