News  

Banyumas Masuk Proyek Sentra Pangan Nasional, Agrinas Gandeng Petani Muda

Kabupaten Banyumas dipersiapkan sebagai salah satu kawasan pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) nasional. Foto: MyInfo.ID
banner 120x600

PURWOKERTO, MyInfo.ID – Kabupaten Banyumas dipersiapkan sebagai salah satu kawasan pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) nasional. Rencana ini dibahas dalam pertemuan antara Vice President PT Agrinas Pangan Nusantara, Blasius Popylus, dengan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Kamis (23/4/2026).

Program KSPP merupakan bagian dari implementasi percepatan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2020 yang menitikberatkan pada kemandirian pangan, energi, dan air. Dalam pelaksanaannya, pemerintah pusat menugaskan Agrinas untuk mengembangkan 20 kawasan sentra pangan di sejumlah daerah selama tahun 2026.

Blasius mengungkapkan, Banyumas dipilih karena memiliki posisi strategis serta rekam jejak sebagai daerah surplus produksi pangan, khususnya beras. Ia menegaskan, pengembangan kawasan dilakukan dengan pendekatan kolaboratif berbasis potensi lokal, bukan semata program dari pusat.

“Banyumas sudah memiliki modal kuat sebagai daerah penghasil pangan. Kami hanya memperkuat dan mengoptimalkan potensi yang sudah ada,” ujarnya.

Menurutnya, konsep KSPP akan mengintegrasikan sistem produksi dari hulu hingga hilir, mencakup kegiatan budidaya hingga pengolahan hasil pertanian. Selain padi, komoditas jagung dan kelapa juga menjadi fokus pengembangan sebagai bagian dari diversifikasi.

“Kami mengedepankan kolaborasi, bukan pendekatan top-down, agar ekosistem pertanian bisa tumbuh secara berkelanjutan,” katanya.

Dalam pengembangannya, Agrinas juga menggandeng kalangan akademisi dan generasi muda. Kerja sama direncanakan dengan Universitas Jenderal Soedirman untuk membangun pusat riset dan pengembangan, khususnya di bidang benih unggul dan teknologi pertanian.

“Keterlibatan petani milenial dan akademisi sangat penting untuk mendorong inovasi. Kami ingin hasil penelitian bisa langsung diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh petani,” tambahnya.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow