JAKARTA, MyInfo.ID – MyRepublic Indonesia resmi meluncurkan layanan internet terbaru berbasis Fixed Wireless Access (FWA) bernama MyRepublic Air. Produk ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperluas akses internet cepat dan stabil ke wilayah yang selama ini belum terjangkau jaringan kabel fiber.
Peluncuran ini menandai pergeseran strategi industri telekomunikasi, dari ketergantungan infrastruktur kabel menuju teknologi nirkabel yang lebih fleksibel dan adaptif terhadap kondisi geografis Indonesia. Ini menjadi solusi bagi penduduk di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) yang menginginkan koneksi fixed broadband tanpa perlu instalasi kabel yang rumit.
Layanan MyRepublic Air telah dinyatakan lolos Uji Layak Operasi (ULO) oleh Kementerian Komunikasi dan Digital di sembilan zona. Hasil ini memastikan kesiapan jaringan untuk digunakan secara komersial.
Dari target awal 180 kota, sekitar 90 kota telah dipersiapkan dari sisi infrastruktur dan akan diluncurkan secara bertahap.
Saat ini, layanan sudah bisa dipesan di empat kota, yakni Bali, Bandar Lampung, Pekanbaru, dan Makassar. Ke depan, ekspansi akan menyasar wilayah Region 2 (Sumatera, Bali, Nusa Tenggara) hingga Region 3 (Kalimantan dan Sulawesi).
Berbeda dengan layanan fiber konvensional, MyRepublic Air memanfaatkan teknologi nirkabel, sehingga tidak bergantung pada kabel fisik. Pendekatan ini dinilai lebih efektif untuk menjangkau daerah dengan keterbatasan infrastruktur.













