Lengger Bicara 2026, Posisikan Banyumas sebagai Destinasi Wisata Budaya

Ajang budaya Banyumas Lengger Bicara 2026 menargetkan keterlibatan sekitar 5.000 penari dalam kegiatan Lenggeran Bareng. Foto: MyInfo.ID
banner 120x600

Menurut dia, penyelenggaraan Banyumas Lengger Bicara yang berdekatan dengan event BRI Jazz Gunung Slamet di Baturraden diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, komunitas seni, serta pelaku ekonomi kreatif ke Banyumas.

“Kami berharap sinergi kedua event ini dapat menjadi kekuatan baru yang memberikan manfaat ekonomi melalui sektor pariwisata dan budaya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan Banyumas Lengger Bicara akan ditetapkan sebagai agenda budaya tahunan Kabupaten Banyumas. Menurutnya, penyelenggaraan yang kini memasuki tahun ketiga tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan seni tradisi, khususnya tari lengger yang telah lama menjadi identitas budaya Banyumas.

Selain Lengger Bicara, Pemerintah Kabupaten Banyumas juga berencana menjadikan sejumlah kegiatan budaya lainnya sebagai agenda rutin daerah, termasuk program Ngibing 24 Jam yang digagas seniman Banyumas, Rianto.

Sadewo menilai penguatan agenda budaya merupakan langkah strategis dalam mengembangkan pariwisata berbasis kearifan lokal. Pemerintah daerah juga berkomitmen mempertahankan tradisi jemparingan di kawasan Kota Lama Banyumas sebagai salah satu daya tarik wisata budaya.

“Saya ingin Banyumas dikenal sebagai tujuan wisata budaya dengan berbagai kekayaan tradisi yang dimiliki masyarakat Banyumas,” kata Sadewo.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow