Tren Snackpacking Gen Z: Berwisata Menjelajahi Jajanan Lokal di Pasar Tradisional

Serunya snackpacking Gen Z di pasar tradisional! Berburu jajanan lokal sambil ngerasain pengalaman wisata autentik yang murah dan berkesan. Foto: IG/ @asarterapunglokbaintan
banner 120x600

JAKARTA, MyInfo.ID – Pernah nggak sih kamu merasa bosan dengan destinasi wisata yang itu-itu aja? Kini generasi muda punya cara baru buat berwisata yang lebih seru dan nggak bikin kantong jebol. Namanya snackpacking, istilah keren buat aktivitas berwisata sambil berburu jajanan lokal di pasar tradisional. Tren ini makin digandrungi terutama oleh kaum Gen Z yang haus akan pengalaman autentik.

Dulu orang traveling pasti langsung cari pantai, gunung, atau mall-mall mewah. Sekarang beda cerita! Snackpacking mengubah cara pandang anak muda terhadap wisata. Pasar bukan cuma tempat belanja kebutuhan rumah tangga, tapi juga ruang hidup yang menyimpan cerita, interaksi sosial, dan identitas kuliner daerah. Keren banget kan?

Yuk kita bahas tuntas fenomena snackpacking yang lagi hits ini, mulai dari kenapa tren ini booming sampai rekomendasi pasar tradisional keren dari Sabang sampai Merauke!

Kenapa Snackpacking Jadi Tren Favorit Gen Z?

1. Pengalaman Wisata yang Lebih Autentik

Gen Z tuh generasi yang doyan banget sama hal-hal “real”. Mereka nggak cukup puas cuma foto-foto di tempat hits. Snackpacking memberikan pengalaman langsung berinteraksi dengan pedagang, mencium aroma khas pasar, dan merasakan suasana yang nggak bisa ditemukan di mal-mal modern.

2. Ramah di Kantong

Mau wisata tapi budget pas-pasan? Tenang! Dengan modal Rp 50.000 sampai Rp 100.000 aja, kamu udah bisa mencicipi puluhan jajanan lokal yang lezat. Murah meriah tapi kepuasan maksimal!

3. Konten Kekinian Buat Media Sosial

Jajanan unik, warna-warni pasar, dan momen seru bareng pedagang jadi konten menarik banget buat TikTok, Instagram, atau YouTube. Nggak heran kalau makin banyak anak muda yang kepo dan ikut-ikutan snackpacking.

4. Dukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia

Makin banyak anak muda yang sadar pentingnya melestarikan kuliner daerah. Tren snackpacking jadi salah satu cara asyik buat mendukung produk lokal sekaligus ngerasain kekayaan rasa Nusantara.

Rekomendasi Pasar Tradisional untuk Snackpacking di Seluruh Indonesia

1. Pasar 16 Ilir, Palembang

Pasar ini benar-benar mencerminkan denyut kehidupan kota Palembang yang berada di tepian Sungai Musi. Suasana pagi hari di sini semarak banget! Ada suara pedagang yang nawarin dagangan, pembeli yang sibuk milih-milih, dan aroma khas jajanan lokal yang menggoda dari berbagai sudut.

Yang paling wajib dicoba tentu pempek kapal selam mini yang ikonik. Selain itu ada kue maksuba, lapis kojo, tekwan, model, kemplang, sampai aneka kerupuk khas Palembang. Serunya, setelah puas berburu jajanan, kamu bisa lanjut menikmati pemandangan Sungai Musi yang bikin suasana makin adem.

2. Pasar Santa, Jakarta

Nah, kalau kamu anak Jaksel pasti udah nggak asing sama Pasar Santa. Tempat ini beda banget dari pasar tradisional pada umumnya. Suasana di sini lebih kreatif, santai, dan penuh kejutan. Banyak kios kecil yang jual makanan minuman kekinian, barang koleksi, sampai produk buatan komunitas lokal.

Buat yang suka snackpacking, Pasar Santa surga banget! Kamu bisa nemuin kopi hitam dari kedai kecil, kue cubit dengan aneka topping kekinian, camilan unik, sampai makanan berat dengan sentuhan kreatif. Nggak cuma itu, di sini juga ada kios yang jual vinyl, buku lawas, aksesori, dan pernak-pernik unik yang susah ditemuin di tempat lain. Cocok banget buat kamu yang suka hunting konten beda!

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow