Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham, Ini Targetnya

Jusuf Hamka saat dilantik sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia. Foto: IG/@feisalhamka
banner 120x600

PURWOKERTO, MyInfo.ID – Pengusaha Jusuf Hamka menyatakan akan mengerahkan konsorsium untuk membeli saham senilai Rp5 triliun pada Senin (19/10/2026). Rencana itu disampaikan saat pasar modal Indonesia menghadapi tekanan di tengah persoalan terkait penyedia indeks global MSCI.

Dalam video di akun Instagram pribadinya, Jusuf mengatakan telah berkoordinasi dengan sejumlah pengusaha untuk melakukan pembelian saham. Ia memandang penurunan harga di pasar sebagai kesempatan mengakumulasi saham berkapitalisasi besar atau blue chip.

“Kalau saya sebagai pengusaha, saya pasti dengan teman-teman saya sudah konsorsium. Ada beberapa teman, pasti hari Senin saya akan belanja dan kita di kelompok kita akan belanja untuk hari Senin,” ujar Jusuf dalam video unggahannya, Senin (19/10/2026).

Jusuf menilai, investor berpeluang memperoleh keuntungan dari dividen selama memegang saham dan dari kenaikan harga apabila pasar kembali menguat. Ia menyoroti sejumlah saham perbankan besar, yakni PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

“Jadi dengan kita megang aja barang ini mendapat dividen setiap tahun 8%, lebih tinggi dari deposito. Sehingga kalau harga sahamnya naik atau rebound, kita juga bisa jual,” katanya.

Sebagai contoh, Jusuf menyebut saham BMRI yang menurutnya pernah berada di kisaran Rp6.000–Rp7.000 per saham sebelum turun ke sekitar Rp3.300–Rp3.400 per saham.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow