CILACAP, MyInfo.ID – Pemulihan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak hanya menyangkut pembangunan kembali infrastruktur, tetapi juga keberlangsungan pendidikan anak-anak. Untuk mendukung proses tersebut, Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menyalurkan bantuan pembangunan fasilitas pendidikan di sejumlah sekolah dan madrasah terdampak bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan tim relawan FSPPB yang dipimpin Perwira Pertamina Patra Niaga RU Cilacap, Sunaryo Adi Putra, pada awal September lalu. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pemulihan sarana belajar agar kegiatan pendidikan dapat berlangsung dengan lebih baik.
Sejumlah fasilitas pendidikan yang menjadi sasaran bantuan meliputi enam ruang kelas di SD K Kendidi, dua ruang kelas di SD Negeri Reo, serta dukungan untuk SD Negeri Inpres Jati.
Bantuan juga mencakup masing-masing enam ruang kelas di MI Negeri Reo dan MTs Negeri Reo, serta empat ruang kelas di SMP Negeri 4 Reo.
Pembangunan dan pemulihan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu siswa kembali belajar dalam lingkungan yang lebih nyaman. Selain menunjang kegiatan belajar mengajar, tersedianya ruang kelas yang memadai juga menjadi bagian dari upaya memulihkan aktivitas masyarakat setelah bencana.
Presiden FSPPB Arie Gumilar, melalui sambungan daring, mengapresiasi tim relawan yang terjun langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuan.
“Melalui aksi kemanusiaan ini FSPPB membantu pemulihan pascabencana serta menguatkan semangat masyarakat. Kepedulian ini menjadi wujud nyata bahwa di tengah situasi sulit, solidaritas dan gotong royong dapat menjadi kekuatan untuk saling menopang,” ujar Arie.
Kepala SD Negeri 1 Reo, Fransiskus Sales Ma’u, turut menyampaikan apresiasi atas dukungan FSPPB dan Perwira Pertamina dalam membantu pemulihan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.















