BANYUMAS, MyInfo.ID – PT Inovasi Kota Nusantara (PT IKN) di Desa Losari, Kecamatan Rawalo, Banyumas, kembali menjalankan produksi bata ringan atau hebel meski sebelumnya ditutup sementara oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas.
Aktivitas produksi itu berlangsung pada malam hari. Mendapat informasi tersebut, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi pabrik pada Jumat (25/9/2026) malam.
Saat berada di area pabrik, Sadewo mengecek langsung kegiatan produksi dan meminta keterangan kepada pekerja yang masih berada di lokasi.
“Ini kalau begini operasi ya? Kamu sedang beroperasi, Bapak?” tanya Sadewo kepada salah seorang pekerja.
Pekerja tersebut membenarkan bahwa kegiatan produksi masih berjalan. Menurut dia, aktivitas itu telah berlangsung selama satu hingga dua hari terakhir.
“Iya, untuk satu-dua hari ini, Bapak,” jawab pekerja tersebut.
Sadewo kemudian memastikan apakah mesin hanya dipanaskan atau memang digunakan untuk kegiatan produksi.
“Kamu jujur, ini sedang beroperasi kan, tidak memanasi mesin? Produksi maksudnya lho?” ujar Sadewo.
Dalam sidak tersebut, Sadewo menegaskan penertiban terhadap PT IKN bukan berarti Pemkab Banyumas menolak investasi.
Menurutnya, pemerintah daerah tetap membuka ruang bagi investor, tetapi setiap rencana usaha harus mengikuti aturan sejak awal, termasuk mengenai jenis kegiatan dan lokasi pembangunan.
“Sangat pro-investasi. Makanya kalau mau membangun sesuatu, investasi, ditusikan dulu, mau bikin apa, lahannya di mana, itu bisa dilihat,” kata Sadewo.
Ia menilai komunikasi sejak tahap awal penting agar pemerintah dapat mengetahui rencana investasi dan memastikan seluruh persyaratan dipenuhi sebelum kegiatan berjalan.















