JAKARTA, MyInfo.ID – Demo hari ini di Jakarta akan diikuti puluhan ribu buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Dilansir dari Tribunnews, aksi massa dijadwalkan berlangsung di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis (24/9/2026) untuk menyuarakan 11 tuntutan terkait perlindungan dan kesejahteraan pekerja.
Massa aksi akan bergerak dari kawasan Semanggi menuju Jalan MH Thamrin, dengan konsentrasi di sekitar kawasan UOB dan sebelum Grand Indonesia. Pergerakan tersebut berpotensi memengaruhi lalu lintas di sejumlah ruas utama Jakarta.
Demo Hari Ini Bawa 11 Tuntutan Buruh
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengatakan persoalan ketenagakerjaan menjadi fokus utama dalam aksi massa tersebut.
“Hal yang saya sampaikan pokok-pokoknya yaitu soal pengupahan, soal outsourcing, lalu soal jaminan sosial, lalu PKWT, soal pekerja platform, jaminan pesangon. Cuti haid juga, pemagangan,” tutur Andi Gani dalam konferensi pers di wilayah Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).
Aksi ini juga menjadi bagian dari pengawalan pembahasan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan. Andi Gani menyebut buruh ingin memastikan kepentingan pekerja tetap diperhatikan dalam proses penyusunan regulasi.
“Kami juga berharap aksi ini merupakan pengingat, untuk pengingat, reminder bahwa undang-undang ini sedang ditunggu oleh kaum buruh,” tegas dia.
Berikut 11 tuntutan yang dibawa dalam demo hari ini:
- Mendorong lahirnya UU Perlindungan Ketenagakerjaan yang memberikan perlindungan bagi buruh.
- Memberikan kepastian kerja dan menghentikan praktik outsourcing yang dinilai eksploitatif.
- Menjamin pengupahan yang layak dan bermartabat.
- Memberikan perlindungan bagi pekerja platform dan pekerja yang terdampak transisi iklim.
- Menjamin hak pesangon serta mencegah PHK secara sepihak.
- Memperkuat serikat pekerja dan kebebasan berserikat.
- Memperkuat keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan pekerja.
- Memperketat penegakan hukum terhadap perusahaan yang melanggar hak buruh.
- Memperkuat perlindungan pekerja perempuan, termasuk hak cuti haid.
- Membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan.
- Menjalankan program upskilling dan reskilling untuk menghadapi perubahan akibat teknologi dan otomatisasi.
Aksi Massa Berpotensi Pengaruhi Lalu Lintas Jakarta
Kepolisian mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi demo untuk mempertimbangkan jalur alternatif. Imbauan tersebut disampaikan karena konsentrasi aksi massa berada di sejumlah ruas yang menjadi jalur penting di Jakarta.
“Kami mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi kegiatan untuk mempertimbangkan jalur alternatif agar perjalanan tetap nyaman dan lancar,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Firman Darmansyah dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/9/2026).
Bagi buruh, aksi massa tersebut menjadi sarana untuk mengawal pembahasan aturan ketenagakerjaan sekaligus menyampaikan aspirasi mengenai sejumlah persoalan yang langsung berkaitan dengan kehidupan pekerja.















