JAKARTA, MyInfo.ID – Kebiasaan main game selama ini kerap dikaitkan dengan aktivitas yang hanya menghabiskan waktu. Namun, sebuah penelitian menunjukkan bahwa bermain game secara rutin justru memiliki kaitan dengan performa otak dan kemampuan kognitif yang tampak lebih muda.
Temuan tersebut dibagikan dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Adam Prabata, melalui unggahan di akun Instagram miliknya seperti dilansir dari Okezone. Ia mengulas penelitian berjudul Characterizing the cognitive and mental health benefits of exercise and video game playing yang disusun Sydni G. Paleczny, Conor J. Wild, Alex Xue, Roger Highfield, dan Adrian M. Owen.
Penelitian itu melihat hubungan antara kebiasaan bermain video game dengan kemampuan kognitif. Riset melibatkan ribuan partisipan dari berbagai negara untuk mengetahui bagaimana aktivitas bermain game berkaitan dengan performa otak.
Main Game Lebih dari 5 Jam Seminggu Dikaitkan dengan Fungsi Kognitif Lebih Muda

Dalam penjelasannya, dr. Adam menyebut penelitian tersebut melibatkan sekitar 2.000 orang. Kebiasaan bermain game para partisipan kemudian dibandingkan dengan hasil pengukuran kemampuan kognitif mereka.
“Penelitian ini merekrut 2.000 orang dari berbagai negara, kemudian dilihat kebiasaan bermain game-nya, lalu dibandingkan kemampuan kognitif otaknya,” tulis dr. Adam.
Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan performa kognitif antara kelompok yang rutin bermain game dan mereka yang tidak rutin melakukannya. Partisipan yang bermain game lebih dari lima jam dalam sepekan memiliki performa kognitif yang disebut setara dengan orang yang secara kognitif 13,7 tahun lebih muda dibandingkan kelompok non-gamer.
Sementara itu, kelompok yang bermain game kurang dari lima jam setiap minggu menunjukkan kemampuan kognitif yang setara dengan usia kognitif sekitar lima tahun lebih muda dibandingkan kelompok yang tidak rutin bermain.















