BREBES, MyInfo.ID – Gedung Hogwa Bumiayu ambruk pada Minggu (30/8) dan material bangunannya menimpa tiga rumah warga di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Tiga orang ditemukan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut, termasuk dua anak berusia 4 dan 8 tahun.
Bangunan tua itu tiba-tiba runtuh sekitar pukul 05.30 WIB. Material bangunan juga menutup akses jalan di sekitar lokasi.
Tiga rumah warga yang terdampak masing-masing milik Sariman (42), Narto (46), dan Imam (38).
Dua korban pertama merupakan anak Sariman, yakni Kinarian Yusfina (8/L) dan Kinara Nafasya Jeslyn (4/P).
Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan kemudian dievakuasi ke RSUD Bumiayu.
Petugas masih mendapat informasi mengenai kemungkinan adanya warga lain yang tertimbun reruntuhan. BPBD Brebes Pos Bumiayu kemudian meminta bantuan Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap melalui Unit Siaga SAR Brebes.
Informasi kejadian diterima Unit Siaga SAR Brebes pada pukul 09.23 WIB dari Budi Sudjatmiko, BPBD Brebes.
Satu tim rescue langsung diberangkatkan pukul 09.30 WIB. Setelah menempuh perjalanan sekitar 67,8 kilometer, tim tiba di lokasi pada pukul 10.59 WIB dan melakukan assessment bersama BPBD serta unsur terkait.
“Setelah menerima informasi kejadian, satu tim rescue Unit Siaga SAR Brebes langsung diberangkatkan menuju lokasi. Setibanya di lokasi, tim melaksanakan assessment dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan pencarian serta proses evakuasi terhadap korban yang diduga masih tertimpa material bangunan,” ujar M Abdullah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap dalam keterangannya dikutip, Senin (31/8/2026).















