Tim SAR gabungan kemudian membuka akses di antara material bangunan dan melakukan penyisiran di sekitar titik reruntuhan.
Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 13.40 WIB. Petugas menemukan Kajat (83/L) dalam kondisi meninggal dunia di sekitar lokasi kejadian.
Korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Bumiayu untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya Kajat, jumlah korban meninggal dalam insiden Gedung Hogwa Bumiayu ambruk menjadi tiga orang. Seluruh korban tercatat sebagai warga Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.
Ketiga korban tersebut yakni Kinarian Yusfina (8), Kinara Nafasya Jeslyn (4), dan Kajat (83).
Dalam proses evakuasi, Tim SAR Gabungan menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya satu unit Rescue Car Compartment, satu unit excavator PUPR Brebes, peralatan ekstrikasi, peralatan medis dan tiga set alat komunikasi.
Cuaca di lokasi selama operasi berlangsung terpantau berawan.
Setelah seluruh korban ditemukan dan tidak ada lagi laporan warga yang hilang atau masih tertimbun, Tim SAR Gabungan melakukan debriefing pada pukul 15.30 WIB.
Operasi pencarian dan evakuasi kemudian diusulkan untuk ditutup. Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
“Dengan telah ditemukannya korban terakhir dan seluruh proses pencarian serta evakuasi selesai dilaksanakan, Operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, relawan, serta masyarakat yang telah membantu selama proses penanganan,” tutup Syaeful Anwar.















