BANYUMAS, MyInfo.ID – Kabupaten Banyumas kembali mendapat sorotan sebagai salah satu daerah penghasil gula kelapa terbesar di dunia. Besarnya potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah mendorong penguatan hilirisasi dan ekosistem industri gula kelapa agar nilai tambah ekonomi dapat dinikmati langsung oleh petani.
Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar saat mengunjungi Kawasan Gula Kelapa Organik Banyumas di Kawasan Wisata Edukasi Pereng, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (25/6).
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Banyumas, sekitar 90 persen ekspor gula kelapa dunia berasal dari Indonesia. Menariknya, sekitar 80 persen di antaranya diproduksi dari wilayah Cilongok dan Banyumas.
Melihat besarnya kontribusi tersebut, Muhaimin menilai potensi ekonomi Banyumas masih perlu dioptimalkan agar memberikan dampak yang lebih besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Ini luar biasa, memang banyak yang belum tahu, sehingga harus mendapatkan perhatian, sehingga potensi ekonomi seperti ini bisa lebih optimal lagi bermanfaat bagi petani dan masyarakat,” ujar Menko Muhaimin.
Di balik besarnya produksi gula kelapa, Muhaimin menyoroti masih tingginya angka kemiskinan di Banyumas. Berdasarkan data pemerintah daerah, jumlah penduduk miskin di kabupaten tersebut masih mencapai sekitar 194 ribu jiwa.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa potensi sumber daya alam belum sepenuhnya mampu meningkatkan pendapatan masyarakat apabila tidak didukung ekosistem usaha yang kuat.
Karena itu, pemerintah mendorong pembangunan berbasis hilirisasi agar komoditas unggulan daerah memiliki nilai tambah yang lebih tinggi sekaligus membuka lapangan kerja baru.
“Potensi sumber daya alam yang besar harus diikuti ekosistem yang baik dan hilirisasi yang tepat. Dengan begitu manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan menjadi instrumen efektif dalam menekan kemiskinan,” katanya.















